Feed on
Posts
comments

Hatiku dan Cinta

Cinta ada di depan mata, begitu indah dan menggairahkan
Ingin memiliki dan menyimpannya agar tak ada yang bisa merebutnya, merupakan rasa yang pasti timbul
Namun bagaimana caranya agar cinta itu tersimpan rapi?

Aku membelah dadaku, mengeluarkan hatiku dan membelahnya..
Agar cinta dapat masuk ke dalam hatiku dan kusimpan selamanya.
Itu bukan proses yang mudah dan menyenangkan jika kau ingin tahu.
Rasa sakit dan airmata mengiringi agar aku mendapatkan cinta itu.

Saat cinta telah ada dalam hatiku, aku kembali menjahitnya dan memasukkan kembali kedalam dada dengan rasa bahagia.
Tapi rasa sakit tak hanya sampai disana.
Seringkali aku merasakan tusukan yang menyakitkan dari dalam hati sehingga aku meringis, bahkan kadang aku menangi sejadi-jadinya.
Saat aku sadari, ternyata cinta dalam hatiku mulai berakar dan semakin besar.
Maka rasa sakit yang sebelumnya terasa pun terlupakan.

Saat cinta merasa tak nyaman lagi hidup dalam hatiku,
Ia mengetuk dan menendang dari dalam agar aku membuka hatiku dan membebaskannya..
Semua yang terjadi dalam hatiku terasa sangat menyakitkan, lebih dari sakit yang terasa saat cinta bertumbuh dan berakar.
Aku tak mampu bertahan, sehingga aku berpikir lebih baik untuk melepasnya.

Aku membuka kembali dadaku, mengeluarkan hatiku, menyobek jahitan sebelumnya dan membiarkan cinta pergi.
Aku berpikir semua akan kembali seperti semula saat hatiku kumasukkan kembali ke dalam dada.
Ternyata aku salah, hatiku terasa begitu kosong dan hampa.
Cinta telah meninggalkan sebuah lubang yang amat sangat besar dalam hatiku.

Older Posts »